Aktifitas Santri Berita Galeri Informasi Kegiatan Pondok Pilihan Prestasi

PENUTUPAN DAUROH TAHFIZH 2 BULAN: Ini Insya Alloh Ketercapaian Luar Biasa

(PPM ZAMZAM) – Ketua Umum Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cilongok sekaligus Ketua Dewan Pembina Pondok Pesantren (PPM) Zamzam Muhammadiyah, Bapak H. Casiwan, dalam sambutan penutupan menyampaikan apresiasi syukur dan ucapan selamat kepada semua pihak yang berkiprah atas keberhasilan kegiatan Program Dauroh Tahfizh dua bulan PPM Zamzam pada Kamis (31/10/2019).

Kegiatan yang dimulai sejak Ahad (1/9/2019) lalu, bertempat di rumah/ villa Tahfizh di Jl. Raya Karanglo- Kalisari, Desa Karanglo, Cilongok, Banyumas. Adapun rincian pencapaian hafalan Al Qur’an dari 16 santri dalam hitungan juz/ lembar meliputi: Wafii Afila 7, 4; Ahdi Aufa 8,6; Fauzan Riyo 8,6; Ibnu Aziz 8,9; Hilal Hamdi 9; Ammar M Jundi 10; Fadhil Muhammad 13; M. Zain Ramadhan 14; Thaufan Aziz dan Luqman Zaidan 13; Irham Zulfikar 16,3; Abdullah Abdurrachman 17, 5; Zachri Khalfani 16; Fynli Wahyu S 18,5 ; Imbatsani F Muttaqin 19,8 ; sedangkan santri yang berhasil khatam hafalan 30 juz adalah Fachriza Luqman Rasyid.

“Pencapaian ini awal yang baik untuk kalian. Barangkali masih ada yang belum sesuai dengan target, tentu masih ada waktu menghafal. Hanya saja tidak dikemas dalam program dauroh seperti ini. Insya Allah di luar sana — pesantren, red.– waktu lebih panjang dan lebih banyak. Jadi barangkali yang belum sampai 30 juz masih ada kesempatan,” kata Pak Haji Casiwan dalam sambutannya.

Senada dengan itu, apresaisi atas keberhasilan para santri juga disampaikan Direktur PPM Zamzam Ustadz Arif Fauzi, S.Pd.I., Lc., bahwa seberapapun hasil ketercapaian para santri dalam menghafal Al Qur’an merupakan wujud usaha yang insya Allah berbuah pahala. Keberhasilan itu beliau paparkan dalam hitungan prosentasi.
“Kami kalau boleh memprosentase, untuk ketercapaian anak / santri dalam menghafal 10-20 juz adalah 56, 25 persen. 20-30 juz adalah 6,2 presen. Yang lain di bawah 10 dengan jumlah 37,5 persen. Ini insya Allah ketercapaian yang luar biasa,” papar Ustadz Arif dalam sambutannya. Dijelaskan, kalau dibandingkan untuk menghafal satu juz di Asrama Cikidang membutuhkan waktu satu tahun. Sedangkan melalui program dauroh para santri telah melewati setara dengan waktu 8 tahun atau menghemat 8 tahun dengan produk 2 bulan. “Insya Allah sedikit demi sedikit para hafizh akan mendapat nikmatnya ketika sudah diamalkan juga,” tandasnya.
Baik Dewan Pembina, Direktur dan jajaran serta para wali santri semuanya berharap semoga santri yang hafalannya sudah tercapai 30 juz maupun yang belum agar jangan terlena untuk terus mengulang dan mengembangkan kebaikan, baik untuk diri sendiri, keluarga dan seterusnya.

Wakil Direktur Ri’ayah sekaligus Penanggung jawab Program Dauroh Tahfizh 2 Bulan, KH. Wahyudi Al Hafizh juga menyampaikan Alhamdulilah atas segala pertolongan Alloh sehingga segala kegiatan berjalan lancar. “Ucapan terima kasih kepada Dewan Pembina Bapak H. Casiwan dan Ibu, dalam mengawal jalannya dauroh tahfizh ini. Juga kepada Direktur PPM Zamzam, Ustadz Arif Fauzi yang senantiasa mendukung, memberikan wadah dan sarana baik dukungan secara pribadi maupun secara umum. Serta terima kasih kepada Wadir Idaroh, Bapak Heru Cokro yang senantiasa menyulut semangat sarana dan prasarana, begitu juga para asatidz/ muhafizh dan Ustadz M. Thoriq Nur Ikhsan S.Pd.I., sebagai Sekretaris Mudir yang bersatu padu berkiprah serta berdoa, berdzikir, serta memotivasi juga dari para orang tua/ wali santri.
“Semua itu dapat memberikan ketrentaman dan obat dari kejenuhan ketika para santri merasakan itu semua di sini. Mohon maaf segala kekuarangan, karena apa? Sebab segala kesempurnaan hanya milik Allah. Tentu manusia tempatnya salah, kurang dan lupa, maka kita berlindung dari itu semua. Agar kekurangan bisa ditambal dengan kebaikan yang ada,” pungkas KH. Wahyudi. Sesuai jummlah pencapaian hafalan para santri mendapat Reward sedangkan penghafal 30 juz mendapat hadiah umroh.  (h)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *